Potret Pacitan
News Update
Loading...

Kaleidoskop 2023

[Kaleidoskop 2023][recentbylabel]

Featured

[Feature][recentbylabel]

Banner Iklan

5 Feb 2024

Deklarasi Mahasiswa Pacitan, Tolak Politisasi Kampus Jelang Pemilu 2024

Deklarasi Mahasiswa Pacitan, Tolak Politisasi Kampus Jelang Pemilu 2024

lensapacitan.com - Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Pacitan menegaskan sikap mereka melalui deklarasi yang digelar di depan Kampus STKIP PGRI Pacitan pada Sabtu (4/2/2024). Dalam deklarasi tersebut, mereka menolak politisasi kampus menjelang Pemilu 2024.


Fatima Nurwarisma, Presiden BEM STKIP PGRI Pacitan, menyatakan bahwa deklarasi ini muncul karena keresahan mahasiswa terhadap potensi politisasi kampus dalam kontestasi politik mendatang. Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga netralitas kampus dan memastikan pemilu berjalan damai, jujur, dan adil.


"Kami mengajak kaum muda, khususnya mahasiswa di Pacitan, agar tahu bagaimana teknis dan konsep pemilu supaya bisa berlangsung tertib," ungkap Fatima.


Deklarasi tersebut memiliki lima poin tuntutan, antara lain:

1. Mahasiswa Pacitan siap mengawal pemilu demi suasana yang damai, jujur, dan adil.

2. Komitmen melawan politisasi di dalam kampus serta melawan kampanye hitam dan isu-isu hoax yang dapat memecah belah anak bangsa.

3. Berupaya menegakkan keadilan pemilu demi menciptakan demokrasi yang sehat.

4. Melawan provokasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

5. Siap menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sesuai norma hukum Republik Indonesia.


Muhammad Tonis Dzikrullah, Koordinator Deklarasi Mahasiswa Pacitan, menambahkan bahwa gerakan ini bermula dari keresahan bersama dan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap Pemilu 2024. Tonis optimis bahwa gerakan ini akan menjadi riak yang membentuk ombak besar di masyarakat.


"Dengan gerakan ini, kami berharap mahasiswa dengan basis massa yang besar akan mengadopsinya," ujar Tonis.


Dengan deklarasi ini, seluruh mahasiswa di Kabupaten Pacitan menunjukkan ketegasan dan kesatuan dalam menolak politisasi kampus menjelang Pemilu 2024, dengan harapan dapat menciptakan suasana pemilu yang demokratis dan berintegritas.

31 Jan 2024

Forum PTT Transport SD/SMP Pacitan Sampaikan Tuntutan kepada Bupati

Forum PTT Transport SD/SMP Pacitan Sampaikan Tuntutan kepada Bupati

PACITAN, lensapacitan.com - Puluhan perwakilan dari Forum PTT Transport SD/SMP Kabupaten Pacitan memenuhi panggilan hati untuk mengadu kepada Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, terkait nasib dan kenaikan insentif mereka.

Dalam pertemuan di ruang rapat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Pacitan, Heru Wiwoho, Asisten Administrasi Umum Deni Cahyantoro, Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Budiyanto, dan Kepala BKPSDM Rudi Haryanto, ketua Forum PTT Transport, Tamsir, menyampaikan keprihatinan bahwa 64 tenaga administrasi PTT transport telah setia melayani selama 18-22 tahun dengan insentif Rp.150.000.

Tamsir juga menanyakan nasib mereka apakah ada harapan untuk diangkat menjadi P3K atau CPNS, sambil memohon agar pemerintah daerah mempertimbangkan untuk menaikkan insentif mereka.

“kami memohon pak bupati kalau bisa melalui tes atau tidak kami bisa masuk formasi P3K karena selama ini tidak bisa karena tidak masuk sistem,” katanya

Dalam tanggapannya, Bupati Indrata Nur Bayuaji menyatakan akan berupaya maksimal untuk meningkatkan insentif, meskipun mengakui keterbatasan anggaran dan regulasi daerah. Terkait status P3K atau CPNS, Bupati menegaskan bahwa kewenangan tersebut berada di tangan pemerintah pusat.

"Insya Allah, insentif akan naik pada tahun 2024 melalui anggaran perubahan," ujar Bupati, sambil berharap kenaikan insentif dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Meski tidak signifikan, Bupati mengapresiasi pengabdian yang telah diberikan oleh tenaga PTT dalam menghadapi keterbatasan. Keputusan terkait tuntutan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi para tenaga administrasi PTT transport.

19 Jan 2024

Jumpstreet Festival Next Generation Vol 1: Antisipasi Maksimal Panitia Menjelang Malam Puncak

Jumpstreet Festival Next Generation Vol 1: Antisipasi Maksimal Panitia Menjelang Malam Puncak

lensapacitan.com - Antusiasme menyambut Jumpstreet Festival Next Generation Vol 1 semakin memuncak, dengan panitia penyelenggara yang telah menyelesaikan 99 persen persiapan menjelang malam puncak di Stadion Pacitan, Jum’at (19/01/24). Festival ini, yang dipersembahkan oleh alumni SMAN 271 Pacitan, menandai perayaan 10 tahun organisasi Jumpstreet 271 dengan kreativitas musikal tak terbatas.

Ketua panitia, Andra Alkahfi Nasution, memastikan bahwa segala aspek persiapan telah dioptimalkan, termasuk koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI/Polri, Satpol PP, Dinkes, dan Dinas Perhubungan setempat.

"Kami berkomitmen untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman bagi seluruh penonton," ujarnya kepada wartawan.

Penjualan tiket telah mencapai 1000, dan untuk yang belum memiliki tiket hingga sore ini, panitia menyediakan pembelian on the spot (OTS). Andra menjelaskan penyesuaian harga OTS,

"Kami membuka presale baru dengan harga OTS, yaitu Rp.80 ribu kelas reguler dan Rp.120 ribu VIP, mengingat mendekati waktu pelaksanaan acara."

Jumpstreet Festival Next Generation Vol.1 akan dimeriahkan oleh artis-artis ternama, termasuk Kipo Music Vidia Antavia, Viasa Dewa, Aftershine, dan Masdddho. Acara akan dimulai pukul 18.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Masyarakat diharapkan untuk merayakan malam spektakuler ini bersama-sama.

18 Jan 2024

Kondusifitas Pemilu 2024 Ditekankan oleh Komandan Kodim 0801 Pacita

Kondusifitas Pemilu 2024 Ditekankan oleh Komandan Kodim 0801 Pacita

lensapacitan.com - Dalam acara Tatap Muka dan Silaturahmi Forkopimda Kabupaten Pacitan dengan Insan Media di Aula Kopral Sigit Makodim 0801, Komandan Kodim 0801 Pacitan, Letkol Infanteri Roliyanto, menekankan pentingnya menjaga kondusifitas selama Pemilu 2024.

Kita harus memberikan kontribusi yang baik terhadap kelancaran pesta demokrasi 2024 kepada generasi muda terutama generasi z," kata Komandan Kodim Pacitan.

Letkol Roliyanto berharap media dapat memberikan edukasi positif kepada generasi muda, sambil mengajak untuk memberikan kontribusi baik terhadap kelancaran pesta demokrasi. 

Staf Ahli Bupati Pacitan, Masrukin, turut menyuarakan upaya bersama membangun Pacitan dengan satu bahasa yang menangkal berita hoax.

"Berita-berita yang keluar bisa memberikan kemajuan yang positif terhadap kemajuan Kabupaten Pacitan, "jelasnya.

Kajari Pacitan menambahkan semangat menyambut pesta Demokrasi dengan riang gembira, sambil berharap terjalinnya silaturahmi untuk menjaga kondusifitas selama Pemilu 2024.

Semoga tetap terjalin silaturahmi dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Pacitan selama pesta Demokrasi 2024," tambahnya

Ketua FPPA Agus Wibowo memberikan apresiasi kepada Forkopimda, khususnya kepada Komandan Kodim 0801 Pacitan, yang memberikan ruang untuk bersilaturahmi dengan insan media. Semua pihak berharap berita yang keluar dapat memberikan kemajuan positif bagi Kabupaten Pacitan.



 

17 Jan 2024

Peresmian Rumah Ramah Lingkungan oleh PLN Nusantara Power di Pacitan

Peresmian Rumah Ramah Lingkungan oleh PLN Nusantara Power di Pacitan

lensapacitan.com - Hari ini, PLN Nusantara Power meresmikan rumah ramah lingkungan di desa Kedungbendo, kecamatan Arjosari. Rumah ini, yang merupakan milik Wijiati, seorang warga berusia 80 tahun dari dusun Banyu Anget, dibangun dengan menggunakan fly ash bottom ash (FABA), hasil dari pembakaran batu bara PLTU Jatim 1 Sudimoro Pacitan.


FABA ini memiliki fungsi serupa dengan semen dan telah digunakan oleh PLTU untuk memproduksi batako dan paving. Tak hanya itu, PLTU juga memanfaatkan FABA untuk membuat pupuk dari sampah organik, mendukung prinsip daur ulang dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan.


Menanggapi kerusakan akibat gempa di Bantul kemarin, Juli Dwi Harsono, perwakilan PLN Nusantara Power, menyatakan komitmen mereka untuk memberikan bantuan yang layak. Rumah ramah lingkungan ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi Wijiati, serta menjadi contoh sederhana namun merata di seluruh kabupaten.


"Semoga ibu tidurnya nyenyak dan hanya ini yang bisa kami berikan,"katanya. 


Asisten Dua Bidang Perekonomian Setda Pacitan, Eni Setyowati, menyoroti pentingnya pembangunan tidak hanya rumah, tetapi juga jalan desa dan lingkungan berbahan faba. Eni menyampaikan bahwa faba, bahan konstruksi yang digunakan, dianggap lebih kuat dibandingkan semen, memberikan pondasi kokoh untuk pembangunan.


"Kami percaya penggunaan faba akan meningkatkan ketahanan infrastruktur kita. Bahan ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan kekuatan struktural yang luar biasa," ungkapnya. 


Pada kesempatan yang sama, mantan Kepala Dinas Perijinan dan penanaman modal itu juga menyampaikan terima kasih kepada PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) yang telah berkontribusi dalam meringankan beban warga. Kontribusi positif PLTU dalam aspek sosial ekonomi di Pacitan menjadi pijakan penting dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan.


Kepala ULP PLN Pacitan Aditya Bimantara mengatakan telah berkolaborasi untuk membangun rumah dan memasang listrik, serta memberikan subsidi listrik kepada mereka yang masuk dalam DTKS, dapat memberikan dampak positif pada masyarakat.


Sementara itu, kisah Wijiati, yang telah menjanda selama 35 tahun setelah kepergian suaminya Slamet. Rumahnya rusak terdampak gempa Bantul, Jogjakarta

11 Jan 2024

Misteri Kematian Remaja di Pacitan, Diduga Terkait Racun dalam Kopi

Misteri Kematian Remaja di Pacitan, Diduga Terkait Racun dalam Kopi

Pacitan - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pacitan tengah menyelidiki kematian Muhamad Risqhi Saputra (14), seorang pelajar yang diduga meninggal akibat tindak pidana pembunuhan berencana. Insiden tragis tersebut terjadi pada Jumat, 5 Januari 2024, di rumahnya di Dusun Mekarsari, Desa Sudimoro.

Menurut laporan, korban meninggal setelah meminum kopi yang disajikan oleh ayahnya, Tuari. Kasat Reskrim, AKP Untoro, mengungkapkan bahwa korban mengeluhkan rasa pahit dan kepala pusing setelah 30 menit. Meskipun diberi air minum, korban tiba-tiba jatuh dan mengalami kejang-kejang.

Saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Satreskrim berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk seragam pramuka korban, sisa kopi Neo Coffee, dan handphone korban beserta soft case. Untoro menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif dan pemeriksaan terhadap barang bukti serta keterangan saksi-saksi.

Dalam upaya mencari kebenaran, Satreskrim akan membongkar makam korban untuk autopsi dari Laboratorium Forensik Polda Jatim. Tujuannya adalah mencari bukti terkait penyebab kematian dan memastikan apakah kopi yang diminum korban mengandung racun.

Selain itu, Ibu korban melaporkan kehilangan ATM dan sejumlah uang tunai yang disimpan di lemari. Korban, seorang siswa kelas 2 MTs, meninggalkan tanda tanya terkait motif di balik kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pacitan menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses penyelidikan dengan sebaik-baiknya demi kebenaran dan keadilan. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan memberikan kerjasama apabila diperlukan. Perkembangan selanjutnya akan terus diupdate.
Mewaspadai Lonjakan Kasus DBD di Musim Penghujan: Langkah Preventif Dinkes Pacitan

Mewaspadai Lonjakan Kasus DBD di Musim Penghujan: Langkah Preventif Dinkes Pacitan

Lensapacitan.com - Dalam menghadapi musim penghujan, Dinas Kesehatan Pacitan meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain melakukan fogging, mereka fokus pada pemberantasan sarang nyamuk dan sosialisasi pola hidup bersih di masyarakat.


"Terakhir kita melakukan fogging pada bulan Oktober di kecamatan Ngadirojo," kata Drg. Nur Farida Kabid Pencegahan dan Pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan. 


Pada tahun 2023 kasus demam berdarah dengue mencapai 221 kasus. Angka itu turun dibanding tahun sebelumnya yaitu 297 kasus penyakit akibat gigitan nyamuk itu. 


"Pada bulan Desember tahun 2023 hingga awal Januari ini kami belum melakukan rekap data," jelasnya. 


 Meskipun kasus DBD tahun 2023 mengalami penurunan, Dinas Kesehatan tetap gencar dalam langkah preventif. Upaya tersebut bersifat proaktif menghadapi musim penghujan tahun 2024. 


Farida menekankan pentingnya hidup bersih sebagai kunci dalam mencegah perkembangan nyamuk penyebab DBD. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan melalui 3M Plus: menutup, menguras, mengubur, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Rintangan Perspa: Kekalahan Telak, Cedera Pemain, dan Peluang Bangkit

Rintangan Perspa: Kekalahan Telak, Cedera Pemain, dan Peluang Bangkit

Lensapacitan.com - Perspa kalah 2-6 dari Persekabpas Pasuruan pada laga Grup GG Liga 3 Jatim 2023. Gol Persekabpas dominan di babak pertama, dengan kapten Ricko Hardiansyah mencetak dua gol. Meski Perspa mencetak dua gol balasan di babak kedua, kekurangan pemain inti dan hukuman kartu kuning mempersulit mereka. 


Manajer Perspa, Bagus Surya Pratikna, menyebut mental pemain turun setelah gol pertama. Tentu kekalahan itu menjadi kekecewaan besar seluruh elemen Perspa. Permainan Perspa sebenarnya tidak terlalu buruk pada saat memulai pertandingan. Mereka bermain penuh determinasi. Hanya, setelah kemasukan gol di menit 21 mental seluruh pemain Perspa down. “ sehingga terjadi gol- gol selanjutnya,” kata Manjer Perspa Bagus Surya Pratikna saat dihubungi via WhatsApp.


Pelatih Perspa Pratama Nahrowi legawa menerima kekalahan ini. Pasalnya, tiga pemain inti dibekap badai cedera membuatnya sulit merotasi pemain. Sehingga terpaksa menurunkan starting eleven yang bukan reguler.” Kami tidak banyak pilihan pemain yang bisa dimainkan,’’ katanya usai pertandingan. Selain faktor cedera, dua pemain Perspa juga masih menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. 


Laskar Sakera, julukan Persekabpas Pasuruan, menjadi kandidat kuat lolos ke babak 16 besar bersama tuan rumah Persibo Bojonegoro. Dengan hasil ini sementara Perspa masih berada di dasar klasmen dengan poin 0. Nantinya juara dan runner up di setiap grup berhak lolos babak 16 besar. Dua kesebelasan peringkat tiga terbaik juga akan melaju ke babak 16 besar.

Ekonomi

[Ekonomi][recentbylabel2]

Pariwisata

[Pariwisata][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done